[GOJEK] Ide Bisnis Bisa Datang Dari Mana Saja, Termasuk Hal Sederhana

Posted on 507 views
kantor GoJek Jakarta
Kantor Gojek. Gb: Google Images

Ternyata tak perlu berpikir muluk untuk menghasilkan ide bisnis yang berhasil dan tumbuh besar. Hal-hal sederhana di lingkungan sekitar kita bisa menjadi cikal bakal bisnis yang luar biasa.

Seperti halnya Nadiem Makarim, ia memulai bisnis besarnya GO JEK karena terinspirasi dari lingkungan sekitarnya. Ya, perusahan start up transportasi online yang kini dikenal hampir di seluruh kota besar di tanah air berawal dari ide sederhana seorang pendirinya. Nadiem Makarim merintis bisnis GO-JEKnya dari kebiasaannya menggunakan transportasi ojek. Ternyata mobilitasnya yang tinggi, membuat seorang Nadiem Makarim lebih suka menggunakan transportasi berbasis motor ini ketimbang taksi atau mobil. Dari diskusi dan perbincangan yang sering terjadi, dari situlah ide GO-JEK bermula.

Fakta bahwa hampir semua tukang ojek hanya menghabiskan waktu untuk menunggu penumpang di pangkalan, membuat ide sederhana namun brilian ini hadir di kepala Nadiem. Ia berpikir jika seandainya para tukang ojek tidak perlu lama menunggu penumpang, maka hal ini akan membuat mereka lebih produktif dan mempunyai penghasilan yang lebih baik.

Tepat di tahun 2011, perusahan GO-JEK didirikan oleh Nadiem Makarim. Di awal rintisan berdiri, GO-JEK bekerja sama dengan para tukang ojek pangkalan guna menjalin simbiosis mutualisme antara perusahaan dan pengendara ojek. Dengan 3 (tiga) jasa utama yang ditawarkan (Transportasi, pengantaran barang, dan belanja), GO-JEK resmi menapak jalan di Ibu Kota.

Perkembangan bisnis GO-JEK ternyata menyedot perhatian para investor asing di tahun 2014. Setidaknya ada 3 perusahaan yang pada tahun itu menyuntikkan dananya, mulai dari perusahaan investasi Singapura Northstar Group, hingga Redmart Ltd dan Zimplistic Pte Ltd.

Tahun 2015 adalah awal di mana transportasi online semakin gemilang di Indonesia. Meski mendapat saingan dari perusahaan asal Malaysia Grab, toh GO-JEK hingga saat ini tetap memiliki kans-nya sendiri. Dengan menghadirkan berbagai promosi dan layanan yang lebih bervariatif, GO-JEK sukses menjadi sebuah perusahaan transportasi besar (meski Nadiem lebih suka GO-JEK disebut perusahaan teknologi – RED). Layanan GO-JEK kini semakin besar, selain 3 layanan yang telah dikenal luas, GO-JEK pun menghadirkan GO-BOX, GO-TIX, GO-GLAM, GO-Massage, hingga yang teranyar adalah GO-CAR.

Simak Juga :  Jadi Driver Ojek dan Taksi Online Untuk Penghasilan Tambahan

Ide Bisnis Sederhana Menjadi Bisnis Besar

Dari ide sederhana di mana seorang Nadiem Makarim ingin para pengendara (tukang) ojek lebih produktif, kini ide itu telah membawanya ke dalam kesuksesan bisnis yang besar. Nama GO-JEK dikenal di mana-mana, dengan layanan paling luas dan cakupan wilayah terbesar di Indonesia.

Nah, jika seorang Nadiem Makariem saja bisa membangun bisnis besar dari ide kecil, bagaimana dengan anda? Mari tumbuhkan jiwa pengusaha dalam diri kita. Ingat ! Indonesia masih sangat kekurangan jumlah pengusaha. Mulailah perhatikan lingkungan sekitar kita untuk mendapatkan ide sederhana membangun usaha atau bisnis. Tak perlu muluk-muluk, jika menemukan ide segera action! Jadilah pengusaha !

Gravatar Image
Tanpabos.com disusun sebagai sebuah jurnal tentang kewirausahaan, bisnis online, kerja sampingan dan kisah inspiratif dalam membangun bisnis. Penulis pernah menjadi karyawan swasta, ojek pangkalan, jualan buku, ojek online dan sekarang fokus pada peluang berbisnis secara online.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *